Indonesian Hip & Knee Society

Moving Forward

Share Positivity

Find Your Hip & Knee Consultant

President Greetings

Indonesian Hip & Knee Society

Welcome to the official news site of the Indonesian Hip and Knee Society (IHKS) — a professional association of orthopedic surgeons and traumatologists across Indonesia who specialize in hip and knee surgery. The IHKS serves as a collaborative platform for advancing clinical excellence, research, and education in the field of hip and knee disorders. As an independent, scientific, and professional organization, the Society is dedicated to promoting evidence-based practices, enhancing surgical expertise, and fostering innovation to improve the quality of patient care nationwide.

Through this news site, the IHKS provides the latest updates on medical research, professional events, training opportunities, and developments in orthopedic science both in Indonesia and internationally. It is a trusted source of information for healthcare professionals, researchers, and anyone interested in the progress of hip and knee surgery. By connecting experts and sharing knowledge, the IHKS continues to strengthen the orthopedic community and contribute to the advancement of musculoskeletal health across the country.

Events

Indonesian Hip & Knee Society

Inspiring transformation through discussion, innovation and real impact

View All Events
9th Biannual Scientific Meeting of the Indonesian ...

Aug 20-22, 2026 | 10.00-16.00

Yogyakarta Marriott Hotel, Yogyakarta – Indonesia

8th BIANNUAL SCIENTIFIC MEETING OF IHKS 2024

Dec 11, 2025 | 00.00-00.00

Bandung

Articles & News

IHKS Recent Publication

Our care for millions each year prepares us to care for the one who matters most— you.

View All Articles & News

Nov 8, 2024

Orthophaedi subspesialis lutut dan panggul adalah cabang ortopedi yang fokus pada diagnosis, pengobatan, dan pembedahan kondisi yang memengaruhi sendi lutut dan panggul. Para spesialis ini menangani berbagai masalah seperti osteoarthritis, cedera olahraga, bursitis, tenditis, dan berbagai kelainan degeneratif lainnya. Mereka menggunakan teknik canggih dan minimal invasif untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan yang terbaik dan pemulihan yang cepat. Perkembangan Subspesialis Lutut dan Panggul di Indonesia Di Indonesia, subspesialis lutut dan panggul telah mengalami perkembangan pesat seiring dengan kemajuan teknologi medis. Prosedur seperti penggantian sendi lutut dan panggul kini semakin umum dilakukan dengan bantuan teknologi canggih seperti: 1. Operasi berbantu robot, yang meningkatkan presisi dan hasil operasi 2. Penggunaan implan custom 3D memungkinkan penyesuaian implan dengan anatomi spesifik pasien, memberikan kenyamanan dan fungsi yang lebih baik Dokter ortopedi terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasien dengan perawatan berkualitas tinggi Prosedur Umum dalam Perawatan Lutut dan Panggul Ada beberapa prosedur umum dilakukan oleh subspesialis ortopedi untuk mengatasi masalah lutut dan panggul: a. Artroskopi Lutut: Prosedur minimal invasif untuk mendiagnosis dan mengobati masalah dalam sendi lutut. b. Penggantian Sendi Lutut (Total Knee Replacement): Operasi untuk mengganti bagian lutut yang rusak dengan prostetik. c. Artroskopi Panggul: Prosedur minimal invasif untuk mengatasi masalah dalam sendi panggul. d. Penggantian Sendi Panggul (Total Hip Replacement): Operasi untuk mengganti sendi panggul yang rusak dengan prostetik. Setiap prosedur dilakukan dengan teknik terbaru untuk memastikan pemulihan yang cepat dan hasil yang optimal. Organisasi yang menaungi: IHKS Indonesian Hip and Knee Society (IHKS) adalah organisasi profesional yang menaungi dokter ortopedi subspesialis lutut dan panggul di Indonesia. IHKS bertujuan untuk meningkatkan standar perawatan melalui edukasi, pelatihan, dan penelitian yang berkelanjutan. Organisasi ini secara rutin mengadakan kongres tahunan, seminar, dan workshop yang dihadiri oleh para ahli dari dalam dan luar negeri untuk berbagi pengetahuan dan perkembangan terbaru. IHKS juga aktif dalam publikasi jurnal ilmiah dan buletin untuk menyebarkan informasi terkini kepada anggotanya.

Read More

Aug 21, 2026

Rasa sakit lutut wajar seiring penuaan = MITOS Faktanya, rasa sakit lutut seiring penuaan tidak wajar. Mayoritas rasa sakit lutut saat tua atau lansia disebabkan osteoarthritis (OA), namun OA dapat dicegah progesifitasnya agar tidak terlalu mengganggu saat tua nanti Duduk dengan kaki di atas kaki lain (bersila) buruk bagi pinggul = MITOS Faktanya, duduk bersila tidak buruk bagi pinggul. Namun, duduk dengan posisi sama dalam waktu lama dapat mengganggu aliran darah dari paha ke kaku yang dapat memicu kesemutan pada kaki. Nyeri lutut dapat disebabkan oleh "angin" atau "dingin" yang masuk ke dalam tubuh = MITOS Faktanya, nyeri lutut tidak disebabkan oleh "angin" atau "dingin", melainkan bisa dari faktor cedera, radang sendi, atau kondisi mendasar kesehatan lainnya. Nyeri lutut atau pinggul bisa disembuhkan dengan mengonsumsi jamu atau suplemen tradisional = MITOS Faktanya, beberapa herbal dapat meredakan nyeri lutut untuk sementara tapi tidak menyembuhkan. Sebaiknya konsultasi dengan dokter orthopaedi spesialis agar mengetahui penyebab dasarnya. Memijat atau mengoleskan balsem tradisional dapat menyembuhkan nyeri lutut = MITOS Faktanya, memijat atau mengoleskan balsem tradisional dapat memberikan kelegaan sementara dari nyeri lutut, tetap bukan obatnya. Konsultasikan pada dokter orthopaedi spesialis agar mendapat penanganan yang sesuai. Tapi, Terapi tradisional dan alternatif dapat digunakan sebagai terapi komplementer (pelengkap/penunjang) di bawah bimbingan seorang profesional medis.

Read More

Jul 17, 2026

Kenapa harus dimulai dari tulang? Karena tulang adalah bagian penting tubuh manusia yang bertugas: a. Menopang tubuh dan tempat melekatnya otot-otot b. Memberikan struktur pada tubuh c. Melindungi organ-organ dalam tubuh d. Sebagai deposit kalsium dan mineral penting lainnya Jadi, dengan menjaga kesehatan tulang, sama saja dengan menjaga kesehatan keseluruhan tubuh kita. Lalu bagaimana caranya menjaga kesehatan tulang? a. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D Keduanya penting untuk membangun dan mempertahankan tulang yang kuat. Contoh makanan yang mengandung kalsium seperti susu, keju, tahu, dan ikan salmon. b. Berolahraga secara teratur Seperti berjalan, lari, dan berenang untuk memperkuat otot-otot di sekitar tulang dan mencegah penurunan massa tulang yang terjadi seiring bertambahnya usia. c. Menjaga berat badan yang sehat Berat badan yang berlebih dapat membebani lutut dan pinggul sebhingga bisa meningkatkan resiko cedera di masa depan d. Minum air yang cukup Tubuh membutuhkan cukup cairan untuk membantu menjaga kesehatan tulang Berikut adalah beberapa saran untuk menjaga kesehatan tulang terutama pinggul dan lutut a. Istirahat yang cukup dengan menjaga pola tidur. Pola tidur yang sehat juga dapat menjaga kesehatan tulang b. Melakukan pemeriksaan rutin Jika kamu mengalami nyeri lutut atau pinggul yang berkepanjangan c. Menghindari atau mengurangi merokok dan mengonkunsumsi alkohol Keduanya dapat mengurangi kadar kalsium dalam tubuh dan resiko osteoporosis

Read More

Jun 5, 2026

Saat cedera olahraga, sebaiknya kompres panas atau dingin? Melakukan kompres pada area cedera biasa dilakukan dan bisa menjadi pertolongan pertama sebelum ke dokter ortopaedi. Namun mana yang lebih tepat? Kompres panas (hangat) atau kompres dingin? Mari kita ulas satu persatu. Kompres dingin Kompres dingin masuk ke dalam prinsip RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) yang merupakan penanganan cedera akut yang baru terjadi atau dalam 24-48 jam setelah terjadinya cedera. Tujuan penggunaan kompres dingin Mengurangi proses peradangan (inflamasi), pembengkakan dan nyeri lokasi cedera. Caranya dengan merangsang penyempitan pembuluh darah agar pembengkakan area tidak bertambah parah. Cedera yang memerlukan kompres dingin yaitu terkilir, memar, terbentur, tendinitis (peradangan tendon), bursitis lutut atau pinggul (strain), dan sprain. Jangan menggunakan kompress dingin jika: a. Memiliki gangguan saraf sensorik b. Memiliki gangguan penyempitan pembuluh darah c. Memiliki komplikasi diabetes yang merusak saraf sensitivitas d. Hentikan saat kulit mengalami mati rasa Kompres Panas (Hangat) Berbeda dengan kompres dingin, cedera akut yang baru terjadi TIDAK BOLEH diberi kompres panas. Hal ini dikarenakan dapat memperburuk kondisi cedera dan meningkatkan nyeri dan pembengkakan jaringan pada lokasi cedera. Namun kompres panas/hangat ini dapat diaplikasikan saat kram otot atau pada cedera kronis (lama) jika peradangan sudah selesai. Adapun tujuan penggunaan kompres panas (hangat) ini adalah untuk memperlebar pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah dan membantu relaksasi pada sendi yang mengalami kekakuan dan kejang otot Cedera yang memerlukan kompres panas yaitu kram atau otot tegang, nyeri akibat arthritis, dan sendi kronis. Jangan menggunakan kompres panas (hangat) jika: a. Cedera masih baru b. Memiliki infeksi kulit c. Memiliki gangguan sistem sirkulasi darah d. Memiliki thrombosis vena dalam Jika kamu ragu mengaplikasikan kopres panas atau dingin, sebaiknya konsultasikan ke dokter ahli terlebih dahulu!

Read More
Video

IHKS Recent Documentation

Be Part of the Journey Towards Better Health in Indonesia

View All Video
IHKS 2025 RECAP

Jan 2, 2026

Bring Your Orthopaedic Questions to Indonesian Hip & Knee Society

Precious Partners

IDI Logo PABOI Logo ISAKOS Logo RS Al Irsyad Sby Logo ICJR Logo AAOS Logo APAS Logo IDI Logo PABOI Logo ISAKOS Logo RS Al Irsyad Sby Logo ICJR Logo AAOS Logo APAS Logo