Jun 5, 2026   ·   Tips Kesehatan

Saat cedera olahraga, sebaiknya kompres panas atau dingin?

Saat cedera olahraga, sebaiknya kompres panas atau dingin?

Melakukan kompres pada area cedera biasa dilakukan dan bisa menjadi pertolongan pertama sebelum ke dokter ortopaedi.

Namun mana yang lebih tepat? Kompres panas (hangat) atau kompres dingin? Mari kita ulas satu persatu.

Kompres dingin

Kompres dingin masuk ke dalam prinsip RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) yang merupakan penanganan cedera akut yang baru terjadi atau dalam 24-48 jam setelah terjadinya cedera.

Tujuan penggunaan kompres dingin

Mengurangi proses peradangan (inflamasi), pembengkakan dan nyeri lokasi cedera. Caranya dengan merangsang penyempitan pembuluh darah agar pembengkakan area tidak bertambah parah.

Cedera yang memerlukan kompres dingin yaitu terkilir, memar, terbentur, tendinitis (peradangan tendon), bursitis lutut atau pinggul (strain), dan sprain.

Jangan menggunakan kompress dingin jika:

a. Memiliki gangguan saraf sensorik

b. Memiliki gangguan penyempitan pembuluh darah

c. Memiliki komplikasi diabetes yang merusak saraf sensitivitas

d. Hentikan saat kulit mengalami mati rasa

Kompres Panas (Hangat)

Berbeda dengan kompres dingin, cedera akut yang baru terjadi TIDAK BOLEH diberi kompres panas. Hal ini dikarenakan dapat memperburuk kondisi cedera dan meningkatkan nyeri dan pembengkakan jaringan pada lokasi cedera. Namun kompres panas/hangat ini dapat diaplikasikan saat kram otot atau pada cedera kronis (lama) jika peradangan sudah selesai. Adapun tujuan penggunaan kompres panas (hangat) ini adalah untuk memperlebar pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah dan membantu relaksasi pada sendi yang mengalami kekakuan dan kejang otot

Cedera yang memerlukan kompres panas yaitu kram atau otot tegang, nyeri akibat arthritis, dan sendi kronis.

Jangan menggunakan kompres panas (hangat) jika:

a. Cedera masih baru

b. Memiliki infeksi kulit

c. Memiliki gangguan sistem sirkulasi darah

d. Memiliki thrombosis vena dalam

Jika kamu ragu mengaplikasikan kopres panas atau dingin, sebaiknya konsultasikan ke dokter ahli terlebih dahulu!

ABOUT AUTHOR

logo-ihks

IHKS TEAM

Organisasi ini secara rutin mengadakan kongres tahunan, seminar, dan workshop yang dihadiri oleh para ahli dari dalam dan luar negeri untuk berbagi pengetahuan dan perkembangan terbaru. IHKS juga aktif dalam publikasi jurnal ilmiah dan buletin untuk menyebarkan informasi terkini kepada anggotanya.

RECENT POST

Hip Labral Tear
Hip Labral Tear

Nov 13, 2024

ARCHIVES

CATEGORY

FOLLOW